Hai Hai Hai DipOne people,
Pada hari Selasa 6 Januari 2026 kemarin, rombongan siswa SMAK Diponegoro Blitar berangkat menuju Ponggok untuk mengikuti kegiatan Live In yang berlangsung hingga Jumat, 8 Januari 2026. Rombongan terdiri dari siswa kelas 12 (3) yang berangkat menggunakan kendaraan elf menuju titik kumpul, yaitu Gereja Santa Maria Rejoso. Perjalanan berlangsung tertib dan penuh antusiasme, menandai pembukaan rangkaian kegiatan yang telah dinantikan oleh para peserta.

Setibanya di Gereja Santa Maria Rejoso, para siswa disambut hangat oleh panitia pelaksana dan warga setempat. Acara pembukaan memuat sambutan singkat dari panitia serta pengenalan warga lokal yang akan menjadi orang tua asuh selama kegiatan. Selanjutnya, panitia melakukan pembagian tempat hunian dan penentuan orang tua asuh, di mana setiap rumah menampung antara dua hingga empat siswa.

Setelah proses penempatan, para siswa mengikuti arahan orang tua asuh mereka untuk kembali ke rumah masing-masing. Di rumah orang tua asuh, siswa diberi waktu untuk menata barang, beristirahat sejenak, dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Suasana kekeluargaan dan pedesaan yang hangat terlihat nyata ketika para siswa turut membantu menyiapkan makan dan berinteraksi dengan keluarga asuh.

Keesokan harinya, Rabu 7 Januari 2026, kegiatan dimulai sejak pagi saat para siswa berkumpul kembali di Gereja Santa Maria Rejoso. Bersama OMK St. Rejoso yang menjadi panitia lapangan, rangkaian outbound berlangsung seru dan penuh semangat. Kegiatan dibuka dengan senam bersama, dilanjutkan serangkaian permainan seperti game basah, game tepung, permainan tim, hingga adu yel-yel yang meriah.

Salah satu momen paling berwarna adalah saat tim yang kalah pada setiap pos outbound dicoreti tepung basah dengan pewarna makanan. Sebuah hukuman permainan yang berhasil memicu gelak tawa. Tim yang berhasil memenangkan tiap pos dengan poin terbanyak mendapatkan hadiah berupa jajan dari panitia. Seusai kegiatan permainan, tim peserta melakukan foto bersama dan membersihkan area serta sampah yang dihasilkan.

Sesi jelajah alam menjadi puncak petualangan hari itu. Siswa berjalan menyusuri sawah dan kebun warga, menelusuri sungai-sungai yang dikelilingi tanaman rimbun, hingga mencapai sumber mata air. Semua peserta turun ke aliran dan berenang bersama, momen sederhana yang mempererat kebersamaan antarsiswa. Aktivitas ini juga memberikan pengalaman langsung mengenai alam dan pentingnya menjaga lingkungan sekitar.

Kembali ke rumah orang tua asuh, para siswa tidak hanya beristirahat, melainkan juga ikut membantu pekerjaan sehari-hari keluarga asuh. Di Ponggok, mayoritas warga bermata pencaharian sebagai petani cabai, jagung, dan padi. Siswa memperoleh pengalaman praktis mulai dari menanam, merawat hingga proses panen dan pengiriman hasil pertanian. Ini menjadi pelajaran hidup bagi para siswa yang tidak bisa didapatkan di sekolah.

Di malam hari, setiap kelompok mengikuti ibadah lingkungan yang terbagi menjadi empat lokasi berbeda. Ibadah berlangsung khidmat dan diakhiri dengan jalan-jalan santai di lingkungan sekitar sebelum para siswa kembali beristirahat. Suasana malam menutup hari kedua dengan kehangatan atas kebersamaan dan pengalaman baru yang baru saja mereka peroleh.

Pada hari ketiga, Kamis 8 Januari 2026, pagi hari dimanfaatkan siswa untuk mengikuti aktivitas rutin bersama orang tua asuh. Tepat pukul 11.00 WIB, seluruh peserta berkumpul di Gereja Santa Maria Rejoso untuk mengikuti misa bersama dan pelaksanaan penyerahan tali asih sebagai ungkapan terima kasih kepada keluarga asuh. Momen perpisahan dipenuhi haru dan kebahagiaan, para siswa berpamitan dengan penuh rasa sayang dan terimakasih.

Setelah acara resmi usai, rombongan berangkat kembali dengan elf dan tiba di lingkungan sekolah SMAK Diponegoro Blitar pada pukul 14.00 WIB. Pada penutupan singkat di sekolah, para pembimbing dan panitia memotivasi siswa untuk meneruskan pengalaman positif yang mereka dapatkan selama Live In. Baik dalam sikap peduli terhadap lingkungan maupun semangat gotong-royong.

Secara keseluruhan, kegiatan Live In SMAK Diponegoro Blitar di Ponggok pada 6–8 Januari 2026 berjalan lancar, aman, dan “memorable”. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rekreasi, tetapi juga sarana pembelajaran kehidupan yang mengajarkan kerja keras, empati, dan kebersamaan.

Terima kasih kepada panitia, OMK St. Rejoso, keluarga asuh, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga acara ini sukses terlaksana.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *