Tidak mau ketinggalan! SMAK Diponegoro Blitar juga adakan event menarik di luar jam sekolah. Hai DipOne’s people! Minggu siang sampai sore 3 Agustus kemarin, halaman SMAK Diponegoro Blitar berubah jadi panggung budaya yang memukau lewat Dipo Caraka 2025. Acara ini memanjakan mata dan telinga dengan rangkaian pertunjukan seni khas Nusantara, mulai dari gamelan, jaranan, hingga tari gambyong. Kegiatan ini diawali dengan kunjungan Tim Dipo Caraka 2025 ke Kantor Dinas Budaya dan Pariwisata kota Blitar. Pertemuan dengan Kadisbudpar Kota Blitar Yang bikin spesial, semua penampilan dibawakan langsung oleh para murid SMAK Diponegoro Blitar, berkolaborasi manis bersama para alumni, guru, dan staf. Nuansa kebersamaan begitu terasa ketika generasi lama dan baru menyatu di satu panggung. Salah satu momen berkesan datang dari Ibu Yulia Purnaning Dyah, alumni SMAK yang menjadi dosen pada tahun 2019-sekarang di SPBGU ,dan tahun 2013-2019 di VYATGU Rusia. Beliau tidak hanya hadir untuk menikmati pertunjukan, tetapi juga turut membantu mempromosikan Dipo Caraka 2025, bahkan ikut dalam proses promosi ke Rusia. Sebelum pentas dimulai, tim kreatif sempat melakukan video shooting khusus untuk menjalin hubungan budaya antara Kota Blitar dan Rusia, melalui kegiatan budaya SMAK Diponegoro Blitar. Membawa semangat lokal ke panggung internasional. Karena acara ini gratis dan terbuka untuk umum, suasana pun makin meriah. Pengunjung dari berbagai kalangan tumpah ruah menikmati setiap alunan gamelan, hentakan jaranan, hingga gerakan anggun tari gambyong. Tepuk tangan, sorak-sorai, dan senyum hangat jadi bukti kalau Dipo Caraka 2025 berhasil menyatukan publik dalam satu irama kebudayaan. Dipo Caraka tahun ini membuktikan, seni bukan hanya hiburan tapi juga jembatan yang menghubungkan generasi, budaya, dan bahkan negara. Sampai ketemu di Dipo Caraka berikutnya DipOne’s people! Berikut link dokumentasi kegiatannya dan link yang lainnya link Youtube Navigasi pos Kedatangan Sang Srikandi Russia Penerimaan Tamu Ambalan 2025 Membentuk Generasi Tangguh, Berjiwa Ksatria.