Info Sekolah
Senin, 27 Jun 2022

  • Program PPDB 2022/2023: Kerjasama 1 -> 1 Jan-30 Mei 2022; Kerjasama 2 -> 1 Jun-31 Jul 2022. Gratis Jas Almamater bagi 150 Pendaftar yang LUNAS Daftar Ulang & Uang Seragam! Klik menu PPDB
20 Mei 2022

Kebangkitan Nasional 2022

Jumat, 20 Mei 2022 Kategori : Uncategorized

Hari Kebangkitan Nasional 2022 Ayo Bangkit Bersama!

Tanggal 20 Mei selalu diperingati sebagai Hari Kebangkitan Nasional atau yang disebut juga dengan Harkitnas. Hari Kebangkitan Nasional adalah sebuah momen di mana bangsa Indonesia pada tahun 1908 mulai membangkitkan semangat perjuangan untuk meraih kemerdekaan.

Pada tahun 2022 ini, Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 memiliki tema “Ayo Bangkit Bersama!”. Tema ini diangkat dalam rangka seruan kebangkitan bersama bangsa Indonesia setelah berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama dua tahun lebih.

Tak lupa SMA Swasta Katolik Diponegoro Kota Blitar juga melaksanakan upacara bendera untuk memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke -114 yang dipimpin langsung oleh Bapak Antonius Hada Beoang, S.Pd selaku kepala Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Diponegoro yang terletak di jalan Diponegoro Nomor 32 Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sananwetan Kota Blitar.

Kegiatan upacara tersebut diikuti oleh semua peserta didik kelas 10 dan 11 serta bapak/ibu guru dan karyawan SMA Swasta Katolik Diponegoro Kota Blitar yang berlangsung secara khidmat.

Semangat Boedi Oetomo dinilai masih relevan dengan kondisi Indonesia saat ini yang masih berjuang di tengah kondisi ekonomi dunia, ketegangan geopolitik global, dan juga tentunya bergerak sedikit demi sedikit mencoba bangkit dari pandemi Covid-19. Kita patut memaknai kebangkitan nasional sebagai upaya kolektif bangsa untuk memperkuat persatuan bangsa.

Sedikit melihat ke belakang, pada tanggal 20 Mei 1908 berdiri sebuah organisasi yang menjadi pelopor pergerakan nasional anak bangsa, yakni Boedi Oetomo. Boedi Oetomo merupakan organisasi pelajar yang bergerak di bidang sosial, ekonomi, dan kebudayaan yang bersifat nonpolitik. 

Beberapa tokoh cendekiawan dan aktivis intelektual menjadi pemrakarsa organisasi ini. Sebut saja dr. Cipto Mangunkusumo, Gunawan, Suraji, dan R.T. Ario Tirtokusumo, dan juga beberapa mahasiswa STOVIA (School tot Opleiding van Inlandsche Artsen). 

Selain berperan sebagai institusi pembelajaran bagi remaja-remaja pribumi, STOVIA sendiri menjadi wadah untuk mereka dalam menumbuhkan semangat nasionalisme. Di sana mereka bisa bertukar ide dan pemikiran untuk memajukan masyarakat pribumi.

Di masa sekarang, semangat Hari Kebangkitan Nasional tentunya masih tetap relevan dengan kondisi bangsa saat ini. Mari kita jadikan Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-114 ini sebagai momentum untuk bangkit bersama dari berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia belakangan ini. 

Tak lupa juga di momen Hari Kebangkitan Nasional ini kita menundukkan kepala sejenak untuk mengenang jasa perjuangan para tokoh bangsa di masa lampau dalam memperjuangkan kemerdekaan bangsa Indonesia. Tanpa mereka saat ini kita tidak akan merasakan manisnya kebebasan dan kemerdekaan.

Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-114. Dari Indonesia, dunia pulih bersama. Ayo bangkit lebih kuat!

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar