Visi Sekolah
Senin, 19 Feb 2024

  • “Terbentuknya manusia berprestasi yang berkarakter: religious, disiplin jujur, tanggung jawab, cerdas, sehingga mampu bersaing di era baru, era digital”
10 Mei 2023

PROYEK P5

Rabu, 10 Mei 2023 Kategori : informasi

Pada tanggal 17 Mei 2023 nanti SMAK Diponegoro Blitar akan mengadakan kegiatan Gelar P5 yang akan dilaksanakan di halaman depan SMAK Diponegoro Blitar dengan menampilkan hasil karya peserta didik kelas 10. Berikut salah satu hasil karya peserta didik, yaitu membuat barcode yang menghubungkan link dari google drive dari salah satu anggota kelompoknya, seperti berikut ini:

Kelas X-1

KELAS X-2

TUGAS MEMBUAT VIDEO KELOMPOK 1 KELAS 10-2

TUGAS MEMBUAT VIDEO KELOMPOK 4 KELAS 10-2

KELAS X-3

KELAS X-4

Berikut beberapa berkas PDF tentang tugas membuat Komik.

Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Diponegoro Blitar merupakan salah satu sekolah swasta tertua di kota Blitar yang sampai saat ini tetap eksis, hal ini ditandai dengan kepercayaan yang diberikan oleh pihak Perpustakaan Bung Karno Kota Blitar untuk mengisi dan ikut andil bagian dalam kegiatan PERPUS BUNG KARNO EXPO DAN PAMERAN BUNG KARNO Dalam Rangka Bulan Bung Karno 2023 dengan tema “Dengan Semangat Kemandirian Ekonomi Kita Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat Melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial” yang akan dilaksanakan mulai Selasa, 6 Juni 2023 sampai dengan Minggu, 11 Juni 2023. Berikut surat resminya:

Kegiatan tersebut diawali dengan kegiatan Sosialisasi Perpustakaan Proklamator Bung Karno pada hari Kamis, tanggal 11 Mei 2023 yang bertempat di Balai Paroki Santo Yusup yang diikuti oleh 100 peserta didik kelas 10 dan sebagian kelas 11. Kegiatan tersebut dibuka oleh kepala UPT Perpustakaan Proklamator Bung Karno, ibu Nurny Syam, S.Sos. yang didampingi oleh Bapak Budi Kastowo, S.E. Berikut sebagian foto kegiatannya:

Berikut struktur organigram perpustakaan Proklamator Bung Karno kota Blitar

Pelaksanaan Kurikulum Merdeka dengan P5 yang merupakan singkatan dari Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila , Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Diponegoro Blitar mengadakan Gelar Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila yang dilaksanakan pada Hari Rabu, tanggal 17 Mei 2023 mulai pukul 08.30 sampai dengan 11.00 WIB. Pada Gelar P5 ini, Sekolah Menengah Atas Swasta Katolik Diponegoro Blitar mengusung 3 (tiga) tema yaitu Kearifan Lokal, Kewirausahaan dan Kebhineka Tunggal Ika-an.

Adapun tahapan P5 diawali dengan memahami P5, kemudian menyiapkan ekosistem sekolah, mendesain projek P5, mengelola P5, mendokumentasikan serta melaporkan hasil P5, dan yang terakhir adalah evaluasi dan tindak lanjut P5.

Berikut sebagain foto kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila SMAS Katolik Diponegoro Blitar

Berikut link foto-foto kegiatannya yang lainnya.

  1. Foto kegiatan P5 dari Wakasis
  2. Foto kegiatan P5 dari Bapak Yuli Saptiawan

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5)
P5 adalah projek yang akan menemukan jawaban atas pertanyaan mengenai peserta didik dengan kompetensi seperti apa yang ingin dihasilkan oleh sistem pendidikan Indonesia.

Projek tersebut dilakukan dengan menanamkan karakter pada pribadi peserta didik berdasarkan nilai-nilai pancasila.

Kompetensi P5 memperhatikan beberapa faktor yang dapat memberikan pengaruh, baik faktor internal atau faktor eksternal. Adapun contoh faktor internal yang diperhatikan adalah ideologi, sementara contoh dari faktor eksternal adalah tantangan di era digital.

P5 berupaya menjadikan peserta didik sebagai penerus bangsa yang unggul dan produktif. serta dapat turut berpartisipasi dalam pembangunan global yang berkesinambungan.

Visi Pendidikan Indonesia adalah mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila.

Sementara Profil Pelajar Pancasila mendukung visi tersebut dengan menjadikan Pelajar Indonesia sebagai pelajar sepanjang hayat yang kompeten, berkarakter, dan berperilaku sesuai nilai-nilai Pancasila.

Prinsip P5
Berikut beberapa prinsip P5

1. Holistik
Adalah prinsip yang memandang segala sesuatu secara keseluruhan atau terpisah-pisah. Kerangka berpikir holistik yang ditanamkan dalam P5 akan mendorong peserta didik untuk mempelajari tema dan materi secara keseluruhan dan memahami persoalan secara mendalam. Karenanya, setiap tema dalam P5 cenderung menjadi wadah dari berbagai perspektif dan konten pengetahuan secara terpadu. Prinsip holistik juga memotivasi peserta didik agar dapat melihat koneksi yang bermakna antar komponen dalam pelaksanaan P5, seperti peserta didik, pendidik, dan sebagainya.

2. Kontekstual
Kontekstual adalah prinsip yang berkaitan dengan upaya mendasarkan kegiatan pembelajaran pada pengalaman nyata dalam kehidupan sehari-hari. Prinsip ini memotivasi pendidik dan peserta didik agar dapat menjadikan lingkungan dan realitas kehidupan sebagai bahan utama pembelajaran. Satuan pendidikan berperan sebagai penyelenggara kegiatan projek profil harus membuka ruang dan kesempatan bagi peserta didik untuk dapat bereksplorasi di luar lingkup satuan pendidikan.

3. Berpusat Pada Peserta Didik
Prinsip selanjutnya adalah prinsip yang menjadikan peserta didik sebagai subjek pembelajaran yang aktif. Dengan prinsip ini, diharapkan pendidik dapat mengurangi peran sebagai aktor utama dalam kegiatan belajar mengajar. P5 menjadikan pendidik sebagai fasilitator pembelajaran yang memberikan banyak kesempatan bagi peserta didik untuk bereksplorasi dari dorongan diri sendiri sesuai kondisi dan kemampuannya.

4. Eksploratif
Prinsip eksploratif adalah prinsip yang berkaitan dengan semangat untuk membuka ruang bagi proses pengembangan diri dan inkuiri, baik terstruktur ataupun bebas. P5 memiliki area eksplorasi yang luas dari segi jangkauan materi peserta didik, alokasi waktu, dan penyesuaian dengan tujuan pembelajaran. Prinsip eksploratif juga berupaya mendorong peran P5 untuk menggenapkan dan menguatkan kemampuan yang didapatkan peserta didik dalam peserta didikan intrakurikuler.

Manfaat P5
P5 memberikan ruang bagi seluruh anggota satuan pendidikan untuk dapat mempraktikkan profil pelajar Pancasila. P5 memiliki manfaat yang berbeda-beda bagi setiap pihak.

Manfaat bagi Satuan Pendidikan:

Menjadikan satuan pendidikan sebagai sebuah ekosistem yang terbuka untuk partisipasi dan keterlibatan masyarakat.

Menjadikan satuan pendidikan sebagai organisasi pembelajaran yang berkontribusi kepada lingkungan dan komunitas di sekitarnya.

Manfaat bagi Pendidik:

Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan profil pelajar Pancasila.

Merencanakan proses pembelajaran projek profil dengan tujuan akhir yang jelas.

Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.

Manfaat bagi Peserta Didik:

Memberi ruang dan waktu untuk peserta didik mengembangkan kompetensi dan memperkuat karakter dan profil pelajar Pancasila.

Merencanakan proses pembelajaran projek profil dengan tujuan akhir yang jelas.

Mengembangkan kompetensi sebagai pendidik yang terbuka untuk berkolaborasi dengan pendidik dari mata pelajaran lain untuk memperkaya hasil pembelajaran.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Komentar